9.18.2016

RIZKIMU TAHU DI MANA DIRIMU



Mungkin kita tak tahu dimana rizki kita..
Tapi rizki kita TAHU dimana diri kita..
Dari lautan biru, bumi & gunung..
Allah memerintahkannya menuju kita..

Allah menjamin rizki kita, sejak +4 bulan 10 hari kita di dalam kandungan ibu..

Amatlah keliru bila rizki dimaknai dari hasil bekerja..
Karena bekerja adalah ibadah. .sedang rizki itu urusanNya.
melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya adalah kekeliruan berganda..

Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji..
Yang mungkin esok akan ditinggal mati..
Manusia kerap lupa bahwa hakekat rizki BUKAN apa yang tertulis dalam angka..
Tapi apa yg telah & dapat dinikmatinya..

Rizki tidak selalu terletak pada pekerjaan kita..Allah menaruh kehendak-Nya..
Diulang bolak balik 7x Shafa & Marwa,
tapi zamzam justru muncul dari kaki bayinya..
Ikhtiyar itu perbuatan..
Rizki itu kejutan..

Dan jangan lupa..
Tiap hakekat rizki akan ditanya..
"DARIMANA & UNTUK APA ?"

Karena rizki adalah "hak pakai"
Halalnya dihisab..
Haramnya diadzab..

Maka, jangan iri pada rizki orang lain...
Bila kita iri pada rizki orang lain, kita juga harus iri pada takdir matinya.
Karena Allah membagi rizki, jodoh & usia ummat-Nya..
tanpa bisa tertukar satu & lainnya..

Jadi bertawakkal lah, ridho akan ketentuan Allah,
sehingga apapun itu, kita akan merasa cukup & penuh .kenikmatan.

loading...

0 komentar

Post a Comment